๐๐๐๐๐๐
❤ KELEBIHAN E-LEARNING
Menurut Bates dan Wulf (1996) dalam Munir (2008) Kelebihan penggunaan e-learning untuk pembelajaran jarak jauh online, yaitu:
๐ธMeningkatkan interaksi pembelajaran (enchance interativity)
Pembelajaran jarak jauh online yang dirancang dan dilaksanakan secara cermat dapat meningkatkan kadar interaksi pembelajaran antara pembelajar dan materi pembelajaran, pembelajar dengan pengajar, dan antara pembelajar dengan pembelajar lainnya.
Apabila dirancang secara cermat, e learning dapat meningkatkan kadar interaksi pembelajaran, baik antara peserta didik dengan pendidik, antara peserta didik dengan peserta didik, maupun antara peserta didik dengan bahan belajar (enhance interactivity). Berbeda halnya dengan pembelajaran yang bersifat konvensional. Tidak semua peserta didik dalam kegiatan pembelajaran konvensional dapat, berani atau mempunyai kesempatan untuk mengajukan pertanyaan ataupun menyampaikan pendapatnya di dalam diskusi. Keadaan kegiatan pembelajaran dan perasaan pembelajar yang kondusif seperti ini akan dapat mendorong pembelajar untuk meningkatkan kadar interaksinya dalam kegiatan pembelajaran, sehingga hasil belajar lebih optimal.
๐ธMempermudah interaksi pembelajaran dari mana dan kapan saja (time and place flexibility)
Pembelajar dapat melakukan interaksi dengan sumber belajar kapan saja sesuai denga ketersediaan waktunya dan di manapun dia berada, karena sumber belajar sudah dikemas secara elektronik dan tersedia untuk diakses oleh pembelajar melalui online learning(Kerka, 1996; Bates, 1995; Wulf, 1996).
Mengingat sumber belajar yang sudah dikemas secara elektronik dan tersedia untuk diakses oleh peserta didik melalui internet, maka peserta didik dapat melakukan interaksi dengan sumber belajar ini kapan saja dan dari mana saja. Demikian juga dengan tugas-tugas kegiatan pembelajaran, dapat diserahkan kepada instruktur begitu selesai dikerjakan.
๐ธMemiliki jangkauan yang lebih luas (potential to reach a global audience)
Pembelajaran jarak jauh online yang fleksibel dari segi waktu dan tempat menjadikan jumlah pembelajar yang dapat dijangkau kegiatan pembelajaran melalui online learning semakin banyak dan terbuka secara luas bagi siapa saja yang membutuhkannya.
Dengan fleksibilitas waktu dan tempat, maka jumlah peserta didik yang dapat dijangkau melalui e learning semakin lebih banyak atau meluas. Ruang dan tempat serta waktu tidak lagi menjadi hambatan. Siapa saja, di mana saja, dan kapan saja, seseorang dapat belajar. Interaksi dengan sumber belajar dilakukan melalui internet. Kesempatan belajar benar-benar terbuka lebar bagi siapa saja yang membutuhkan.
๐ธMempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran (easy updating of content as well as archivable capabilities)
Fasilitas yang tersedia dalam teknologi online learningdan berbagai softwareyang terus berkembang turut membantu mempermudah pengembangan materi pembelajaran elektronik.
Fasilitas yang tersedia dalam dan berbagai perangkat lunak yang terus berkembang turut membantu mempermudah pengembangan bahan belajar elektronik. Demikian juga dengan penyempurnaan atau pemutakhiran bahan belajar sesuai dengan tuntutan perkembangan materi keilmuannya dapat dilakukan secara periodik dan mudah.
๐ KEKURANGAN E-LEARNING
E-learning dengan menggunakan internetuntuk pembelajaran jarak jauh memiliki beberapa kekurangan atau kelemahan E-Learning, antara lain:
๐Salah satu ciri khas dari pembelajaran jarak jauh adalah terpisahnya secara fisik antara pengajar dengan pembelajar, sehingga menjadikan interaksi antara pengajar dengan pembelajar atau pembelajar dengan pembelajar lainnya menjadi tidak ada atau kurang sekali.
๐Teknologi merupakan bagian penting dari pendidikan, namun jika lebih terfokus pada aspek teknologinya dan bukan pada aspek teknis atau aspek pendidikannya, maka ada kecenderungan lebih memperhatikan aspek teknis atau aspek bisnis/komersial, dan mengabaikan aspek pendidikan untuk mengubah kemampuan akademik, perilaku, sikap, sosia,, atau keterampilan dari pembelajar.
๐Proses pembelajaran dan mengajarnya cenderung ke arah pelatihan dari pada pendidikan yang lebih menekankan pada aspek pengetahuan atau psikomotor dan kuran memperhatikan aspek afektif.
๐Pengajar dituntut mengetahui dan menguasai strategi, metode, atau teknik pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang mungkin selama pembelajar konvensional kurang dikuasainya.
๐Proses pembelajaran melalui e-learning menggunakan layanan internet yang menuntut pembelajar untuk belajar secara mandiri untuk memperoleh ilmu pengetahuan atau informasi dengan mengakses sendiri ke internetdan tidak menggantungkan diri pada informasi dari pengajar.
๐Jika fasilitas komputer dengan internetnya sudah tersedia lengkap dan tidak ada kendala, masalahnya akan timbul karena kurangnya pengetahuan dan kemampuan atau keterampilan (skill dan knowledge) mengoperasionalkan komputer dan memanfaat internet secara optimal. Untuk itulah diperlukan sumber daya manusia, seperti pengajar yang terampil memanfaatklan komputer dan internet secara optimal dalam teknik pembelajaran yang menggunakan komputer untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan informasi yang bermanfaat sebanyak-banyaknya.
❤ Sumber Referensi :
๐ Bahan Ajar E-Learning oleh TIM DOSEN PGSD FIP UNNES
๐ http://edel.staff.unja.ac.id/blog/artikel/Manfaat-Elearning.html
๐๐๐๐๐๐

Tidak ada komentar:
Posting Komentar